13 Tahun Radio Komunitas Suara Ramadhan

13 Tahun Radio Komunitas Suara Ramadhan[alhikmahtoyan.org]13 Tahun Radio Komunitas Suara Ramadhan mengudara, bukanlah suatu yang singkat. Media pembelajaran bagi Remaja Islam Masjid Al Hikmah Toyan dalam mengolah kemampuan verbal berbicara serta mendewasakan cara berpikir. Terus berharap bahwa Radio Masjid kecil ini akan terus mengudara. Itulah yang terus menjadi pemikiran manajemen untuk terus memperbaiki diri setiap kali Ramadhan Mulia menjelang, sehingga di usianya yang ke-13 Tahun ini, Radio Komunitas Suara Ramadhan 88 Mhz FM berharap terus mengudara dan tak lekang oleh zaman.

Demikian diungkapkan Sri Agung Pangarso, SSTP, M.M Direktur Radio Komunitas ini.Ditambahkan Sri Agung bahwa, diusianya yang ke-13, Radio Komunitas Suara Ramadhan 88 Mhz FM tetap mendapat sambutan yang cukup baik. Terbukti dengan banyaknya pendengar yang beratensi, request lagu baik lewat SMS, phone live, Aplikasi Whatsapp maupun lewat request card yang disediakan di studio. Sebagaimana tujuan awal sejak siaran perdananya yang dilaksanakan pada 1 Ramadhan 1425 Hijriyah, 2005 Masehi, Radio yang mengusung jargon Jadikan Ramadhan Lebih Bermakna dan hanya mengudara selama Ramadhan ini berharap dapat menjadi media yang informatif, menarik, menghibur dan dapat menjadi sarana silaturahim. Dengan perangkat siar baru dan dukungan antena baru setinggi kurang lebih 15 meter, dipancarluaskan dari Gedung Multi, Studio 1, Lantai 2 Komplek Masjid Al Hikmah Toyan, Radio Komunitas Suara Ramadhan 88 Mhz FM ini diharapkan dapat menjadi sarana mengakrabkan dan menyambung silaturahmi antar masjid di radius jangkauan. Beberapa programa acara On Air 1437 Hijriyah – 2016 Masehi yang telah disusun antara lain :
16.00 – 18.00 Kembang Gula (Kumpulan Tembang dan Lagu Lama)
16.00 – 18.00 Kajian Remaja (Live) dari Serambi Masjid Setiap Sabtu
18.00 – 21.00 Syair Islami (MP3/Playlist)
21.00 – 22.00 Musholla (Musik Slow dan Galau)
22.00 – 23.00 Kolaq (Koleksi Lagu Request)
23.00 – 24.00 Kolaq Duren (Koleksi Lagu Request Dangdut Keren)
24.00 – 02.00 Saum (Syair Untuk Malam)
02.00 – 03.00 Koes Plus Mania

“Programa acara on Air yang diusung tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. On Air dimulai pada pukul 16.00 WIB dan diakhiri pada pukul 03.00 WIB,” ungkapnya. Dengan programa acara yang telah disusun, diharapkan di usianya yang ke-13 Tahun, Radio Komunitas Suara Ramadhan 88 MHz FM tetap jaya diudara dan tak akan pernah lekang oleh zaman. *[SAP]

Badminton Ramadhan Cup ke-5 Resmi Digelar

Badminton Ramadhan Cup ke-5 Resmi Digelar[alhikmahtoyan.org]Badminton Ramadhan Cup ke-5 resmi digelar. Sudah semestinya, Bulan Suci Ramadhan yang merupakan bulan penuh kemuliaan perlu disambut dengan suka cita oleh setiap Muslim. Tak pelak, banyak agenda telah disusun, salah satu agenda guna menyemarakkan bulan kemuliaan pada Tahun 1437 Hijriyah ini adalah pelaksanaan Turnamen Badminton Ramadhan Cup yang pada ini memasuki tahun yang ke-5 penyelenggaraannya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dibawah kendali AHITO (Al Hikmah Toyan) Badminton Club, salah satu Unit Kegiatan Masjid yang ada di Masjid Al Hikmah Toyan. Kegiatan turnamen selain dimaksudkan dalam rangka menyemarakkan Bulan Suci Ramadhan 1437 Hijriyah, juga bertujuan untuk menjalin silaturahmi Remaja Islam Masjid dalam kegiatan olahraga. Adapun sasaran kegiatan ini adalah Remaja Islam Masjid dengan persyaratan umur minimal umur 15 Tahun dan maksimal umur 27 Tahun. Sementara itu persyaratan administratif yang harus dipenuhi untuk bisa mengikuti Turnamen Badminton Ramadhan Cup adalah melampirkan Fotokopi KTP/Kartu Pelajar, mengatasnamakan Masjid/Remaja Islam Masjid, Pria, bermain berpasangan dan membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 10.000,-.

Adetama Wijaya, Ketua Turnamen menjelaskan bahwa, penjadwalan Turnamen Badminton Ramadhan Cup ke-5 telah disusun oleh panitia yaitu untuk proses pendaftaran dilaksanakan selama 13 hari sampai dengan Tanggal 14 Juni 2016 sebelum pelaksanaan Tehcnical Metting bertempat di Masjid Al Hikmah Toyan. Adapun pelaksanaan turnamen akan dilaksanakan mulai tanggal 15 Juni 2015 dan turnamen sendiri akan dilaksanakan di Lapangan Badminton Mini Outdoor AHITO Jalan Wachid Hasyim Km. 0,3 Triharjo, Wates, Kulon Progo, mulai pukul 21.00 WIB seusai pelaksanaan tadarus rutin sampai dengan selesai. “Pelaksanaan turnamen akan dilaksanakan mulai tanggal 15 Juni 2015 dan turnamen sendiri akan dilaksanakan di Lapangan Badminton Mini Outdoor AHITO”, ungkapnya.

Ditambahkan Adetama bahwa Untuk hadiah turnamen, Juara 1 mendapatkan piala bergilir, piala tetap, uang pembinaan dan sejumlah ayam, Juara 2 berupa piala tetap, uang pembinaan dan sejumlah ayam, dan Juara 3 berupa piala tetap, uang pembinaan dan sejumlah ayam. Selain itu, pihak panitia juga telah menggandeng sejumlah sponsor dari pihak ketiga dalam rangka penyediaan doorprice bagi penonton pada saat dilangsungkannya pertandingan. “Ada juga doorprice dari sponsor dan pihak ketiga saat dilaksanakan turnamen”, kata Ade. Turnamen Badminton Ramadhan Cup ke-5 sendiri diikuti oleh 48 pasang peserta, melonjak jauh dari jumlah peserta tahun kemarin yaitu 20 pasang.

Agenda Tahunan Masjid Al Hikmah Toyan Badminton Ramadhan Cup ke-5 Resmi digelar dan didukung oleh Radio Komunitas Masjid Al Hikmah Toyan, Suara Ramadhan 88 MHz FM, dari awal sampai akhir pelaksanaannya. *[SAP]

Yang Muda Yang Bermanfaat

Yang Muda Yang Bermanfaat[alhikmahtoyan.org]Yang muda yang bermanfaat, demikian tema yang diusung Remaja Islam Masjid sebagai materi Kajian Remaja yang merupakan salah satu agenda Bulan Suci Ramadhan 1437 Hijriyah. Demikian diungkapkan Kusuma Dwi Cahyo, S.Kom salah satu pengurus kegiatan Kajian Remaja. “Tema yang diusung tahun ini adalah yang muda yang bermanfaat”, ungkapnya.

Ditambahkan Kusuma bahwa Kajian Remaja pada Ramadhan 1437 Hijriyah ini akan dilaksanakan secara berseri sebanyak 4 kali pada setiap Hari Ahad, yaitu pada Tanggal 12 Juni, 19 Juni, 26 Juni dan pada Tanggal 3 Juli menampilkan pembicara muda yang sukses dalam bidangnya. “Ada 4 kali pelaksanaan kajian remaja, dan menghadirkan pembicara yang sukses”, tambahnya. Pada tanggal 12 Juni dilaksanakan kajian dengan pembicara Riemas Ginong Pratina, salah satu pengusaha kuliner di Wates, Kulon Progo, pada tanggal 19 Juni akan hadir Diayu Nugrahaini Putri Prasetya, S.Pd diusia yang terbilang muda sukses mencatatkan diri menjadi salah satu Sekretaris Desa di Desa Triharjo, Wates, Kulon Progo. Pada Tanggal 26 Juni dengan pembicara Rizky Ali Hamidi pengusaha Batik Kertabumi dari Sentolo, Kulon Progo dan seri terakhir pada tanggal 3 Juli menghadirkan pembicara Rahayu, A.Md. owner Radesa Fashion dari Purworejo.

Tema untuk kegiatan kajian remaja “yang muda yang bermanfaat” sendiri memang sengaja diambil, tidak melulu mengkaji permasalahan keislaman, namun lebih kepada sharing pengalaman serta penyampaikan motivasi yang diharapkan dapat mendorong generasi muda khususnya peserta kajian agar lebih mengoptimalkan diri, memanfaatkan masa muda dengan sebaik-baiknya dan menjadi pribadi yang dapat berbagi dan bermanfaat bagi lingkungannya. “Kajian ini diharapkan menjadi pencerahan, peserta dapat memperoleh gambaran serta termotivasi untuk menjadi anak muda yang berkepribadian serta bermanfaat”, ungkap Kusuma. Sukses disaat muda sekalipun tidak cukup hebat ketika kemudian sukses itu tidak membawa manfaat bagi sekitarnya.

Yang muda yang bermanfaat, sebuah tema yang diharapkan mampu menjadi media sharing pengalaman serta penyampaikan motivasi. Sebuah harapan besar teriring lewat tema kajian reemaja ini. Berharap bahwa tema yang diusung tak sekedar asal ada dan menjadi pemanis kegiatan remaja, namun benar-benar menjadi kata motivasi dalam menggugah generasi muda. *[SAP]

6 Juni Al Hikmah Mulai Puasa 1437 H

6 Juni Al Hikmah Mulai Puasa 1437[alhikmahtoyan.org] – 6 Juni Al Hikmah Mulai Puasa 1437, hal itu mendasar pada Maklumat yang dikeluarkan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Nomor : 01/MLM/I.0/E/2016 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1437 Hijriah. Dalam Maklumat penetapan hasil hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah yang ditandatangani Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, dan Sekretaris Umum Abdul Muti tersebut, awal Ramadhan akan dimulai pada 6 Juni 2016.

Sementara itu, berdasarkan pemantauan admin official website di komplek masjid pada Ahad Malam bakda Sholat Maghrib berjamaah, Komplek Masjid Al Hikmah Toyan, berangsur-angsur mulai ramai oleh jamaah yang mau melaksanakan Sholat Isya dan Tarawih berjamaah. Bahkan, seperti tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan Sholat Isya dan Tarawih Hari Pertama Ramadhan selalu meluber ke lapangan badminton Masjid Al Hikmah Toyan. Drs. Slamet Riyadi Ketua Takmir Masjid Al Hikmah Toyan yang dalam kesempatan tersebut menjadi Iman sholat dan pembicara kultum menyampaikan bahwa 6 Juni 2016 Keluarga Besar Masjid Al Hikmah Toyan mulai melaksanakan puasa tahun 1437 Hijriyah. “Malam hari ini kita sudah mulai sholat tarawih dan besok pagi kita umat muslim sudah mulai melaksanakan puasa perdana ramadhan, demikian juga kita yang ada di Al Hikmah Toyan,” ungkapnya. Slamet mengajak seluruh jamaah masjid untuk menjadikan ramadhan sebagai sarana meningkatkan derajat ketakwaan. Ditambahkan bahwa kultum bakda Sholat Isya, sebagaimana tahun sebelumnya akan diisi oleh Remaja Islam Masjid sebagai sarana berlatih, belajar, berani menyampaikan pendapatnya di muka umum.”Kultum akan diisi oleh remaja , sebagai sarana berlatih, belajar, dan menyampaikan pendapat dimuka umum,” lanjutnya.

Slamet Riyadi juga mengajak seluruh Keluarga Besar Masjid Al Hikmah Toyan untuk saling mendukung pelaksanaan Ramadhan 1437 Hirjiyah ini, sehingga akan muncul sinergitas yang baik antara semua unit kegiatan yang ada di Masjid Al Hikmah Toyan. “Seluruh Keluarga Besar Masjid Al Hikmah Toyan kita harap saling mendukung dalam pelaksanaan Ramadhan 1437 Hirjiyah,” ungkapnya. 6 Juni Al Hikmah Mulai Puasa 1437 H. Aamiin. *[SAP]

Perbaiki Diri, Sambut Ramadhan 1437 H

Perbaiki Diri, Sambut Ramadhan 1437 H[alhikmahtoyan.org] – Perbaiki Diri, Sambut Ramadhan 1437 H. Demikian diungkapkan Rujito, S.Pd.I dalam pengaajian Pra Ramadhan 1437 Hijriyah yang digelar Keluarga Besar Masjid Al Hikmah Toyan Rabu, 1 Juni 2017 bakda Shalat Isya di Halaman Masjid Al Hikmah Toyan.

“Sebagai muslim sudah seharusnya kita bersyukur karena sebentar lagi Ramadhan datang, lalu harus bagaimana?,” ungkap Rujito. Selalu memperbaiki diri dalam berbagai hal yang berkaitan dengan hal ibadah maupun muamalah. “Seperti apa sholat kita sekarang, bagaimana puasa kita, sedekah dan infak kita,” tanya Rujito. Disampaikan Rujito bahwa sebagai syukur itu dapat diwujudkan dengan cara terus berupaya memperbaiki diri. Dia berpesan kepada seluruh jamaah khususnya generasi muda agar menjadikan Ramadhan sebagai sarana peningkatan diri. Generasi muda sudah seharusnya terus belajar meningkatkan diri guna menggantikan generasi yang lebih tua. “Siapa yang akan menjadi iman, menjadi khatib 10 tahun yang akan datang, ya kalian ini generasi muda, masjid yang sekarang ini tidak ada pemudanya itu pertanda bahwa masjidnya sedang sekarat,” katanya. Pengajian berlangsung menarik karena disela-sela pengajian ditampilkan media berupa video yang bertujuan memotivasi, menjelaskan dan menguatkan tentang apa yang disampaikannya.

Sementara itu, Drs. Slamet Riyadi, Ketua takmir Masjid Al Hikmah Toyan, mengungkapkan bahwa secara kelembagaan takmir masjid terus mendukung semua kegiatan yang dilakukan Remaja Islam Masjid Al Hikmah Toyan. “Semua kegiatan tentu akan kita dukung, asal bertujuan baik,” ungkapnya. Lebih lanjut Slamet berpesan bahwa semua kegiatan yang ada tidak hanya sekedar menjadi agenda rutin, tapi sudah semestinya harus bisa menjadi sarana untuk meningkatkan diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Menyinggung soal kapan Masjid Al Hikmah Toyan akan melaksanakan Puasa Ramadhan 1437 Hijiryah, Slamet mengungkapkan bahwa pelaksanaan Puasa Ramadhan akan dilaksanakan pada Hari Senin, 6 Juni 2016. “Puasa Insya Allah akan dilaksanakan pada hari Senin esok (6/6), sementara itu untuk Tarawiih akan dilaksanakan pada Hari Ahad, 5 Juni 2016.” jelasnya.

Dalam kesempatan lain Anggita Wahyu Sulistyo Jati, Ketua Remaja Islam Masjid menjelaskan bahwa Al Hikmah Toyan telah siap memasuki Bulan Suci Ramadhan Mubarrak 1437 Hijriyah. “Baik fisik maupun administrasi semua sudah siap,” ungkapnya denga semangat. Semoga di hari tersisa di Bulan Syaban ini kita terus berupaya maksimal untuk Perbaiki Diri, Sambut Ramadhan 1437 Hijriyah. Aamiin. *[SAP]

Al Hikmah Antusias Sambut Ramadhan 1437

Al Hikmah Antusias Sambut Ramadhan 1437[alhikmahtoyan.org]Al Hikmah Antusias Sambut Ramadhan 1437. Hal itu tampak pada persiapan akhir menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1437 Hijriyah di Komplek Masjid Al Hikmah Toyan Ahad, 29 Mei 2016. Tampak beberapa Remaja Islam Masjid dan Santri Taman Pendidikan Al Quran Al Hikmah Toyan sibuk membenahi lingkungan masjid.

Anggita Wahyu Sulistyo Jati, Ketua Remaja Islam Masjid Al Hikmah Toyan yang ditemui admin website di sela-sela kegiatan menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tahap akhir persiapan jelang Ramadhan 1437 Hijriyah, sehingga dan diharapkan siap digunakan. “Diharapkan Masjid sudah siap digunakan dalam Ramadhan tahun ini,” ungkapnya. Ditambahkan Anggita bahwa persiapan yang dilakukan meliputi kebersihan ruangan utama masjid, serambi masjid dan halaman depan serta halaman belakang, penggantian lampu-lampu masjid. “Lampu-lampu penerangan baik didalam, diluar maupun jalan menuju masjid telah siap,” tambahnya. Sementara itu pada saat yang bersamaan juga dilakukan pemasangan lampu-lampu tambahan guna persiapan Turnamen Badminton AHITO Ramadhan Cup yang ke-5. Adetama Wijaya ketua panitia turnamen juga tampak hadir dalam kesempatan tersebut. Satu lagi yang tak luput untuk dipersiapkan adalah pemasangan antena siar Radio Komunitas Suara Ramadhan 88 MHz yang tahun ini memasuki usia yang ke-13 dalam penyelenggaraannya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa selain kegiatan on air radio dan turnamen badminton, agenda rutin yang juga akan digelar di Masjid Al Hikmah Toyan dan harus dipersiapkan antara lain kegiatan Tadarus Al Quran, pengelolaan Infak subuh, pembuatan banner kegiatan dan banner untuk kepentingan foto keluarga pada saat Syawalan, dan masing-masing telah ditunjuk koordinator guna memudahkan pelaksanaan kegiatan. Pengajian Pra Ramadhan sendiri sedianya akan dilaksanakan pada 3 Juni 2016 dengan pembicara Rujito, S.Pd.I, disambung dengan Nuzulul Quran yang akan dilaksanakan pada Sabtu 3 Juli 2016, dersamaan dengan pelaksanaan Khataman, Pembuatan Ketupat dan Takbiran, Sholat Ied serta Syawalan.

Dengan adanya persiapan yang telah dilakukan, pada prinsipnya Al Hikmah Antusias Sambut Ramadhan 1437 Hijriyah. Dengan adanya persiapan yang matang, diharapkan lebih dapat meningkatkan kenyamanan pelaksanaan ibadah selama Bulan Suci Ramadhan 1437 Hijriyah, serta semua kegiatan yang telah dirancang dapat optimal dalam pelaksanaannya, dan pada gilirannya dapat lebih meningkatkan ketakwaan dan keimanan kepada Allah Azza Wa jalla. Aamiin. Semoga. *[SAP]

Jelang Ramadhan 1437 Hijriyah

Jelang Ramadhan 1437 Hijriyah[alhikmahtoyan.org]Jelang Ramadhan 1437 Hijriyah, Sabtu, 14 Juni 2016 bertempat di Serambi Masjid Al Hikmah Toyan dilaksanakan rapat persiapan. Rapat diikuti oleh Remaja Islam Masjid Al Hikmah Toyan dan Perwakilan dari Takmir Masjid. Dalam kesempatan tersebut diinformasikan bahwa Sholat Tarawih akan dilaksanakan pada hari Ahad, 5 Juni 2016, sementara itu Senin, 6 Juni 2016 dilaksanakan puasa pada hari pertama. Demikian diungkapkan Anggito Wahyu Sulistyo Jati, Ketua Remaja Islam Masjid Al Hikmah Toyan.

Lebih lanjut Anggita menambahkan informasi bahwa semua berkas administrasi pendukung pelaksanaan kegiatan tahun 1437 Hijriyah hampir selesai dikerjakan. Beberapa berkas yang telah diselesaikan antara lain, Jadwal Takjilan, Jadwal Imam Subuh, Jadwal Imam Tarawih, serta Kuliah Tujuh Menit, Jadwal Piket sudah diselesaikan. “Jadwal-jadwal untuk pelaksanaan kegiatan ramadhan tahun 1437 Hijriyah hampir selesai dikerjakan,” ungkap Anggita. Sementara itu beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan pada Ramadhan 1437 Hijriyah ini antara lain Kajian dan buka bersama Remaja Islam Masjid. Berbeda dengan kajian tahun yang lalu tema yang diusung pada Ramadhan tahun ini adalah “Yang muda yang berprestasi” yang akan menghadirkan pembicara tokoh muda yang mempunyai prestasi dan diharapkan dapat memberikan pencerahan dan motivasi. Harapannya dengan tema yang muda yang berprestasi dapat memberikan pencerahan dan motivasi kepada peserta yang hadir”, demikian diungkap Kusuma Dwi Cahyo, S.Kom mantan ketua Remaja Islam Masjid. Adapun Kajian dan Buka Puasa Remaja dijadwalkan akan dilaksanakan pada Tanggal 12,19,26 Juli 2016, dan Remaja Masjid yang akan diundang akan lebih banyak dan luas dalam rangka mengoptimalkan peserta. “Remaja yang diundang mestinya diperbanyak, tidak hanya itu-itu saja dan di wilayah Jamaah Sholat Ied, sehingga peserta lebih banyak dan acara dapat mempunyai nilai manfaat yang besar”, kata Kusuma.

Kegiatan lain yang akan tetap dilaksanakan pada Ramadhan tahun ini adalah Turnamen Badminton Ramadhan Cup ke-5, On Air Radio Komunitas Suara Ramadhan yang ke-13, Tadarus Al Quran, pengelolaan Infak subuh, pembuatan banner kegiatan dan banner untuk kepentingan foto keluarga pada saat Syawalan, dan masing-masing telah ditunjuk koordinator guna memudahkan pelaksanaan kegiatan. “Masing-masing kegiatan telah ditunjuk koordinator,” kata Anggita. Adapun kegiatan yang besar dan melibatkan massa dan mengharuskan koordinasi dengan Unit Kegiatan Masjid lainnya antara lain Pengajian Pra Ramadhan yang akan dilaksanakan padda 3 Juni 2016 dengan pembicara Rujito, S.Pd.I, Nuzulul Quran yang akan dilaksanakan pada Sabtu 25 Juli 2016, Khataman pada malaam ke 27 Ramadhan, Pembuatan Ketupat dan Takbiran, Sholat Ied serta Syawalan. Untuk kegiatan yang melibatkan massa diharapkan untuk mengkoordinasikan dengan Unit Kegiatan Masjid yang lain antara lain dengan Majelis Taklim ibu-ibu terkait pembuatan snack dan konsumsi.

Yang tak kalah penting jelang Ramadhan 1437 Hijriyah adalah kerja bakti yang dilakukan untuk mempersiapkan sarana prasarana guna suksesnya pelaksanaan kegiatan di Bulan Mulia 1437 Hijriyah. Semoga ramadhan tahun ini membawa keberkahan bagi Keluarga Besar Masjid Al Hikmah Toyan pada Khususnya dan Umat Muslim pada umumnya. Aamiin.*[SAP]

Peningkatan Mutu Pengelolaan Zakat

Peningkatan Mutu Pengelolaan Zakat[alhikmahtoyan.org] – Dalam rangka peningkatan mutu pengelolaan zakat, Sabtu, 14 Mei 2016 Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo adakan kegiatan sosialisasi. Kegiatan diikuti oleh UPZ (Unit Pengelola Zakat) Kantor Urusan Agama 12 kecamatan serta Amil dari Masjid peserta lomba masjid percontohan yang telah dilaksanakan pada beberapa saat yang lalu. Masjid Al Hikmah Toyan mengirimkan 2 wakilnya untuk hadir dalam kegiatan tersebut yaitu Iswandi dan Sri Agung Pangarso.

Hadir sebagai nara sumber April Purwanto, seorang konsultan zakat pada DPU DT. Pengelolaan zakat yang ada di Indonesia saat ini mengacu pada Undang-undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Dalam paparannya April Purwanto menyampaikan bahwa Amil harus jujur, amanah dan cerdas. “Amil itu sebenarnya tidak berat, cukup mempunyai 3 hal jujur, amanah dan cerdas,” ungkap April. Ditambahkan April bahwa Amil harus mempunyai kemauan, kemampuan dan semangat. Adab amil antara lain dapat bersikap adil tidak zalim dan ikhlas, selalu menghimbau untuk menunaikan zakat, semangat ntuk lebih faham tentang fikih zakat, waspada untuk tidak korup, mendoakan muzakki, segera dalam penyaluran dana. Terkait adab amil ini April berpesan serta menekankan agar Amil tidak melakukan kecurangan dan korupsi terhadap dana yang dikelola. “Banyak kasus yang terjadi di lembaga zakat yang ada di Indonesia, ada oknum yang melakukan kecurangan dan korupsi terhadap dana yang dikelola, oleh karenanya harus sangat berhati-hati untuk menjadi amil,” pesan April.

Peningkatan mutu yang harus dilaksanakan antara lain : Pertama, peningkatan kualitas pengelolaan zakat itu sendiri, Kedua pengembangan amil ditingkatkan dan diselenggarakan secara terpadu, Ketiga efisiensi proses memanfaatkan sumberdaya dengan lebih hemat yang meliputi 5 M antara lain Man (manusia), Money (uang), Machine (alat/mesin), Material (bahan), serta Methode (cara). Kelima efektifitas hasil pemanfaatan sumber daya dalam rangka menuju tujuan. Sementara itu keberhasilan lembaga zakat dapat diukur atau dilihat dari beberapa indikator yang meliputi : Visi, Misi, Fundraising, Pemberdayaan Masyarakat, Pengelolaan Keuangan, Pengelelolaan Keuangan, Pengelolaan Sumber Daya Manusia, Kepuasan Muzakki.

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan tanya jawab yang langsung ditanggapi April. Beberapa catatan dalam tanya jawab antara lain bahwa saat ini penyaluran zakat lebih difokuskan pada kondisi riil tidak terjebak hanya pada 8 asnaf yang berhak menerima zakat. “Penyaluran zakat jangan terjebak hanya pada 8 asnaf, bahkan di beberapa lembaga zakat, dana lebih banyak disalurkan kepada fakir dan miskin,” jelasnya. Bahkan ada lembaga zakat yang menerapkan 50 % dana zakat untuk fakir dan miskin, sebesar 12,5 untuk amil dan sisanya untuk asnaf riil yang ada. Dibeberapa lembaga zakat juga ada yang menggunakan zakat untuk program pemberdayaan.

Adanya Undang-undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang pengelolaan zakat menjadi pentingnya adanya karena undang-undang tersebut menjadi payung hukum dalam hal pengelolaan zakat. Dijelaskan April bahwa sejarah terbitnya undang-undang pengeloaan zakat ini adalah bagaimana syariat islam khususnya zakat ini dapat diterapkan dengan baik. Perintah berzakat adalah bahwa zakat harus diambil oleh penguasa, sehingga diharapkan ada payung hukum yang menanungi dan memberikan legalitas kepada pemerintah maupun lembaga zakat yang mengelola zakat secara akuntabel. Saat ini, sudah banyak sekali lembaga zakat yang akuntabel, sehingga April menyarankan agar zakat diberikan kepada lembaga zakat, tidak disalurkan secara langsung. “Saya sarankan agar zakat disalurkan melalui lembaga zakat dan tidak disalurkan secara langsung, karena sejarahnya pada zaman khalifah, zakat juga diambil oleh penguasa”, demikian papar April.

Iswandi berharap bahwa dengan adanya kegiatan sosialisasi peningkatan mutu pengelolaan zakat diharapkan dapat lebih memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang pengelolaan zakat yang baik, sehingga dengan demikian zakat akan lebih mempunyai nilai manfaat, tepat sasaran dan benar-benar dapat menjadi bagian dari sarana berbagi. Wallahu Alam, semoga. Lebih lanjut Iswandi berharap bahwa kegiatan serupa terus dilakukan dan dapat menjadi agenda rutin, sehingga lebih banyak orang yang memahami tentang pengelolaan zakat. “Akan semakin baik apabila lebih banyak orang yang memahami zakat”, pungkasnya. *[SAP]

Tips Belajar Sabar Dari Para Juara

Sabar[alhikmahtoyan.org] – Sering kita jumpai orang-orang dilanda rasa cemas, galau frustasi, bahkan stes akibat musibah yang menimpanya. Tidak ada kata yang lebih mulia untuk disampaikan kepada orang-orang seperti itu selain kata bersabar. Sebab sabar itu indah, sabar bisa menjadi sebab datangnya berbagai kebaikan. Musibah adalah nikmat. Musibah akan terjadi sebab dihapusnya dosa-dosa. Musibah menuntut kesabaran sehingga manusia yang tertimpanyadiberikan pahala. Pada hakikatnya musibah adalah rahmat bagi semua makhluk kecuali bila musibah tersebut menyebabkan orang terjerumus kedalam kemaksiatan yang lebih besar. Belajar Sabar Dari Para Juara.

Nabi Ayyub AS adalah manusia yang diuji oleh Allah SWT dengan penyakit yang sukar diobati. makin ia berdoa dan mengharapkan kesembuhan, makin menjalar penyakit itu keseluruh tubuhnya. Ia sempat binggung mendengar tuduhan keji masyarakat sekitarnya. Hampir- hampir ia berputus asa, namun dalam kesabarannya dan senatiasa bermunajat kepada Allah ia hadapi ujian itu dengan lapang dada. Para ulama penuntut ilmu juga dikenal sebagai orang-orang yang sabar. Mereka tak henti bencari ilmu meski didera rasa lapar, kekurangan harga, dan jauh dari keluarga. Mereka bersabar menghadiri taklim, mencatat ilmu, memperhatikan sumber ilmu, mengulanginya dan menghafalnya.

Bersabar juga sangat dibutuhkan dalam mengamalkan dan mendakwahkan islam. Sebab, mengamalkan dan mengamalkan dan mendakwahkan islam pasti akan menghadapi gangguan berupa hinaan, fitnah, bahkan gangguan fisik. Setiap ajakan kepada tauhid akan berhadapan dengan kesyirikan setiap ajakan kepada sunnah akan berhadapan dengan pembela bidah. Setiap perjuangan memerangi kemaksiatan niscaya akan menghadapi para pemuja syahwat. Nabi Nuh adalah contoh nabi yang sangat bersabar dalam berdakwah kepada Allah. Tips–tips Cara menumbuhkan sikap sabar, diantaranya Pertama Ikhlas mengembalikan seluruh permasalahan kepada Allah SWT. Iklas merupakan salah satu ondasi kesabaran itulah sebabnya kita diperintahkan oleh Allah SWT untuk bersabar. Kedua, Ridha dengan semua ketentuan Allah SWT. Syaikh Shalih Alu Syaikh menjelaskan, “ridha dengan adanya musibah adalah mutahap (sunnah). Sedangkan bersabar menghadapi musibah hukumnya wajib. Kita ridha akan takdir dan puas dengan pemberian yang kita peroleh dari Allah SWT. Ridha ini termasuk kewajiban, sedangkan ridha terhadap musibah seperti datangya penyakit, hilangnya anak dan harta termasuk sunnah. Ini termasuk ciri keimanan.

Ketiga, Bersyukur agar tidak mengingkari nikmat Allah. Sungguh menakjibkan urusan orang yang beriman. Semua urusannya adalah baik, tidaklah hal itu baik kecuali pada diri seorang mungkin. Apabila dia tertimpa kesenangan maka ia bersyukur dan itu baik baginya. Apabila tertimpa kesulitan dia pun bersabar dan itupun baik baginya. Keempat, Memaafkan hal-hal yang menyakitkan. Ini adalah bentuk sabar untuk tidak membahas dendam dan gangguan manusia, baik perbuatan maupun ucapan. Kelima, Tidak mengikuti orang-orang berdosa dan kafir, tidak meminta di segerakan azab dari Allah SWT dan mengharapkan Surga Allah.

Dari Anas Bin Malik RA, bersabda : Sesungguhnya Allah SWT berfirman apabila aku memuji hamba ku dengan kedua matanya, kemudian dia bersabar, maka aku gantikan surga baginya. (Riwayat Bukhari). *[SAP]

Tingkatkan Cinta Islam, TPA Adakan Malam Bina Iman dan Takwa

Tingkatkan Cinta Islam , TPA Adakan Malam Bina Iman dan Takwa[alhikmahtoyan.org] – Dalam rangka meningkatkan kecintaan terhadap Islam, Sabtu dan Ahad, 7-8 Mei 2016 Taman Pendidikan Al Quran adakan Malam Bina Iman dan Takwa, Semalam di Masjid – One night in Mosque. Kegiatan Malam Bina Iman dan Takwa 2016 sendiri diikuti oleh 41 santri. Demikian diungkapkan Direktur Taman Pendidikan Al Quran Al Hikmah Toyan Sri Agung Pangarso, SSTP, M.M disela-sela kegiatan.

Ditambahkan Sri Agung Pangarso bahwa jadwal kegiatan diawali pukul 16.00 WIB dengan agenda pembelajaran tartil Iqro’ dan Al Quran sampai dengan menjelang maghrib, kemudian dilanjutkan dengan sholat maghrib berjamaah dan makan malam. Selepas Shalat Isya dilaksanakan pengajian yang diikuti oleh santri dan wali santri Taman Pendidikan Al Quran. Pengajian disampaikan oleh H. Ali Munawir, S.Pd.I dengan tema Dari TPA menuju Generasi Qurani. “Bapak ibu wali santri diharapkan terus memberikan dukungan putra putrinya untuk selalu TPA sehingga harapannya melalui Taman Pendidikan Al Quran ini dapat tercipta generasi qurani,” ungkap Ali Munawir. Lebih lanjut, Ali Munawir berharap bahwa Siswa Sekolah Dasar Kelas kelas 6 harus sudah bisa membaca Al Quran. Disamping itu bakda shalat maghrib idealnya dilaksanakan membaca Al Quran di rumah masing-masing. “Allah SWT akan anugerahkan ketentraman dan ketenangan kepada orang-orang yang dalam rumahnya dibaca ayat-ayat suci Al Quran”, demikian kata Ali Munawir, yang dalam kesehariannya juga merupakan Guru Agama Islam.

Sesi pengajian kedua pada malam tersebut diisi oleh Wagiran, yang merupakan salah satu penggagas dan pendiri Taman Pendidikan Al Quran Al Hikmah Toyan. Disampaikan Wagiran bahwa TPA Al Hikmah Toyan berdiri sejak Juli 2004 dengan harapan bahwa kegiatan pengajian yang dulunya dilaksanakan setiap Malam Rabu, Malam Jumat dan Malam Ahad dapat dikelola secara lebih tertib dan terencana melalui sebuah Unit Kegiatan Masjid, sehingga berdirilah TPA Al Hikmah Toyan. “Salah satu kegiatan yang menjadi rutinitas antara lain Mabit yang dilaksanakan pada malam hari ini, dengan harapan dapat meningkatkan kecintaan terhadap Islam dan tentunya menambah khasanah keilmuan bagi santri”, kata Wagiran. Sesi terakhir disampaikan oleh Direktur TPA Al Hikmah Toyan yang menyampaikan tentang amal sebagai bekal. Kegiatan diakhiri pada pukul 21.45 WIB dan dilanjutkan istirahat.

Guna membiasakan diri untuk sholat malam, pada kegiatan Malam Bina Iman dan Takwa, Semalam di Masjid – One night in Mosque ini juga dilaksanakan Sholat Tahajjud dipimpin Iswandi Imam Mabit. Dilanjutkan Sholat Subuh dan materi yang disampaikan oleh Anang Junanta Suwardi, S.P. Selepas materi dilaksanakan senam pagi, kemudian makan pagi, mandi dan istirahat. Kegiatan dilanjutkan dengan outbond sampai dengan pukul 09.00 WIB dan diakhiri dengan penutupan. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat lebih memberi warna santri Taman Pendidikan Al Quran Al Hikmah Toyan selain juga tentunya dapat meningkatkan kecintaan terhadap Islam. Wallahu Alam. *[SAP]